Kenali 6 Jenis Kapal Vessel, Fungsi hingga Perannya dalam Industri Kargo

kapal vessel dalam dunia kargo

Dalam dunia logistik, ada tiga cara utama untuk mengirimkan barang, salah satunya adalah jalur laut menggunakan vessel. Apa itu vessel? Bagaimana fungsi dan perannya dalam industri kargo? Yuk, simak pembahasan lengkapnya di artikel ini!

Apa yang Dimaksud dengan Vessel?

Dalam dunia logistik, istilah “vessel” merujuk pada alat transportasi yang digunakan untuk mengirim barang melalui jalur laut. Secara umum, vessel merupakan kapal laut yang dirancang secara khusus untuk mengangkut kargo dalam jumlah besar. 

Vessels berperan krusial dalam perdagangan internasional, memungkinkan perpindahan barang dari satu negara ke negara lain dengan efisiensi dan kapasitas yang tinggi. 

Kapal-kapal ini dapat mengangkut berbagai jenis kargo, termasuk kontainer, bahan baku, produk jadi, dan barang-barang besar yang tidak dapat diangkut melalui transportasi darat atau udara. Peran vessel dalam industri logistik sangat vital karena kapal ini menyediakan sarana transportasi yang andal dan ekonomis untuk perdagangan global.

Mengenal Jenis-jenis Vessel dan Fungsinya

Terdapat berbagai jenis vessel yang digunakan dalam dunia logistik. Berikut ini jenis vessel dan penjelasannya: 

1. Container Ship 

Kapal kontainer adalah jenis kapal laut yang dirancang khusus untuk mengangkut kontainer dengan ukuran standar (biasanya 20 kaki atau 40 kaki) dalam jumlah besar. 

Container ship merupakan salah satu alat transportasi terpenting dalam perdagangan internasional, yang memungkinkan perpindahan barang mulai dari barang konsumsi, bahan baku, hingga produk industri secara efisien antara pelabuhan-pelabuhan di seluruh dunia.

Selain mengangkut banyak barang, jenis kapal ini juga dapat menghemat biaya pengiriman dibandingkan dengan metode transportasi lainnya.

2. Reefer Ship

Kapal reefer, atau lebih dikenal sebagai kapal berpendingin, merupakan jenis kapal yang dikhususkan untuk mengangkut barang dengan kebutuhan suhu tertentu, seperti produk makanan beku, buah-buahan, dan produk farmasi.

Biasanya, kapal reefer dilengkapi dengan ruang penyimpanan yang dilengkapi dengan sistem pendingin. Sistem ini memungkinkan pengaturan suhu agar kargo tetap dalam kondisi optimal selama proses pengiriman. Dengan begitu, kapal reefer dapat menjamin bahwa barang-barang yang sensitif terhadap suhu akan tetap segar dan aman selama perjalanan laut.

3. Kapal Tanker

Jenis kapal ini secara khusus sering dipakai untuk mengangkut kargo cair dalam jumlah besar, seperti minyak nabati, produk minyak mentah, gas alam, bahan bakar minyak, dan material industri energi lainnya.

Terdapat berbagai kategori kapal tanker berdasarkan muatannya, yaitu oil tanker untuk minyak mentah, chemical tanker untuk bahan kimia, dan LNG tanker untuk gas alam cair.

Setiap jenis kapal tanker memiliki desain dan peralatan khusus untuk memastikan pengangkutan cairan tersebut dilaksanakan dengan aman dan efisien melalui laut.

4. Bulk Carrier 

Kapal curah atau bulk carrier merupakan jenis kapal yang digunakan untuk mengangkut barang curah misal, batu bara, gandum, beras, dan barang curah lainnya.

Jenis kapal ini memiliki ruang kargo yang luas tanpa sekat-sekat, sehingga memudahkan proses pemuatan dan pembongkaran barang curah. Selain itu, kapal ini juga dilengkapi dengan alat bongkar muat khusus yang mampu menangani material curah secara efisien dan cepat selama proses pengiriman.

5. Kapal Keruk

Dredger, atau kapal keruk adalah jenis kapal yang digunakan untuk mengangkat material dari dasar laut atau sungai dengan tujuan memperdalam saluran pelayaran atau untuk reklamasi lahan.

Kapal ini dilengkapi dengan alat keruk yang mampu mengangkat berbagai jenis material seperti pasir, kerikil, lumpur, dan material lainnya dari dasar air. Fungsi kapal ini sangat vital dalam pekerjaan konstruksi dan pemeliharaan saluran pelayaran serta proyek reklamasi lahan. 

6. Kapal Roll-on Roll-Off 

Kapal Roll-on Roll-off, atau lebih dikenal dengan kapal RoRo, merupakan jenis kapal yang secara khusus digunakan untuk mengangkut kendaraan. Jenis kapal ini umumnya mengangkut berbagai jenis kendaraan, mulai dari mobil pribadi, truk, sepeda motor, dan bus untuk keperluan ekspor-impor atau pemindahan barang.

Berbeda dengan jenis kapal vessel lainnya, kapal RoRo dilengkapi dengan tanjakan khusus yang dirancang untuk memudahkan proses pemuatan dan pembongkaran kendaraan. Dengan demikian, kapal RoRo dapat memfasilitasi proses logistik kendaraan secara efisien.

Kapal Roll-on Roll-off dibedakan menjadi empat macam berdasarkan fungsinya sebagai berikut:

  • Pure Car Carrier (PCC): Kapal RoRo merupakan kapan yang didesain khusus untuk mengangkut mobil.
  • Pure Car and Truck Carrier (PCTC): Jenis kapal ini tidak hanya digunakan untuk mengangkut mobil, namun bisa untuk membawa truk dan kendaraan roda empat lainnya.
  • General Cargo RoRo (GenRo): Kapal GenRo tidak hanya dilengkapi dengan tanjakan untuk mempermudah proses bongkar muat kendaraan, tetapi juga dapat membawa beban kargo dengan perkiraan berat antara 2000 hingga 30.000 DWT.
  • Ropax (Kapal Ferry): Ropax, atau kapal feri, merupakan salah satu jenis kapal paling populer di antara berbagai jenis kapal vessel. Kapal ini sering ditemukan di berbagai pelabuhan, besar maupun kecil, karena memiliki fungsi penting untuk mengangkut kendaraan dan penumpang secara bersamaan.

Bagaimana Peran Vessel dalam Industri Kargo?

Kapal vessel memiliki peran yang penting dalam transportasi laut, tidak hanya sebagai sarana pengangkut, tetapi juga sebagai moda transportasi utama dalam perdagangan internasional. Berikut ini beberapa peran utama vessel dalam industri kargo.

1. Transportasi Barang

Kapal berfungsi sebagai sarana utama untuk mengangkut barang dari satu pelabuhan ke pelabuhan lainnya di seluruh dunia. Dengan menggunakan vessel, banyak barang yang dapat diangkut mulai dari barang konsumsi hingga bahan baku industri, dengan kapasitas besar.

2. Konektivitas Global

Kapal menyediakan konektivitas yang vital antara negara-negara di seluruh dunia. Selain itu, vessel juga memungkinkan perdagangan lintas batas dan pertukaran barang antar negara secara efisien sehingga membantu dalam pertumbuhan ekonomi global.

3. Efisiensi Logistik

Dengan kapasitas besar dan rute pelayaran yang mapan, kapal vessel juga dapat mengangkut barang dalam jumlah besar secara efisien. Hal ini membantu mengurangi biaya pengiriman dan mempercepat waktu pengiriman hingga meningkatkan efisiensi logistik secara keseluruhan.

4. Mendukung Industri Manufaktur

Kapal membantu dalam mengangkut bahan baku yang diperlukan untuk industri manufaktur dari berbagai belahan dunia. Selain itu, kapal vessel juga memfasilitasi rantai pasok global, sehingga memungkinkan produksi barang-barang konsumen dan industri yang beragam.

5. Mengakses Pasar Luar Negeri

Kapal membantu produsen dan eksportir untuk mengakses pasar luar negeri dengan menyediakan sarana transportasi yang handal dan efisien. Hal tersebut dapat membuka peluang bisnis baru dan memperluas jangkauan pasar bagi perusahaan-perusahaan di seluruh dunia.

Secara keseluruhan, peran kapal vessel dalam industri kargo sangatlah penting dalam mendukung perdagangan internasional, pertumbuhan ekonomi global, dan mobilitas barang-barang di seluruh dunia. Jika Anda ingin melakukan pengiriman jalur laut antar negara, dari China, Korea, Singapura, Thailand ke Indonesia atau sebaliknya. Anda bisa percayakan pada Pelican Xpress sebagai ekspedisi pengiriman barang Anda. Temukan informasi lengkapnya tentang pengiriman jalur laut dengan Pelican Xpress di sini!

Baca Juga:

Facebook
Twitter
WhatsApp
Threads

Artikel Terkait